Ketika guru membagikan atau mengumumkan hasil ulangan kepada semua siswa, maka kita bisa melihat berbagai ekspresi yang ke luar dari siswa, diantaranya : ada yang senang karena nilainya bagus, ada yang sedih karena hasilnya kurang memuaskan juga ada yang diam tanpa ada ekspresi. Semua ekspresi yang tumpah ruah dari diri masing-masing siswa, merupakan cerminan (respon) yang sepontan, karena siswa-siswa mengetahui nilai yang di dapatkannya. Nilai bagi seorang siswa merupakan buah hasil jerih payah yang mereka lakukan selama proses belajar, baik di kelas maupun di luar kelas (rumah). Sehingga transparansi nilai dari seorang guru terhadap siswa-siswanya sangat penting .
Nilai bagi siswa berfungsi untuk :
- mengetahui kemampuan dirinya,
- memperbaiki cara belajarnya,
- menumbuhkan motivasi dalam belajarnya.
Dari ketiga fungsi tersebut sudah jelas bahwa siswa harus mengetahui nilai yang di dapatkannya setelah evaluasi !
Bagaimana menurut Anda ?
No related posts.

Buku tamu
kalau saya, transparan itu penting banget. biar saya tau sampai di mana kemampuan saya. agar saya bisa koreksi dimana kesalahan saya
.-= wahyurez´s last blog ..Perusahaan Asing Rasa Lokal =-.
Siiip mas Wahyu, betul sekali. Menilai dan menginformasikan nilai adalah kewajiban bagi seorang guru
kalo bagi saya nilai transparan itu sangat penting pak. Kebetulan besok saya mau protes sama dosen soal nila herhehe
.-= fanz´s last blog ..Satu Satu =-.
Mas Fanz terimakasih sudah mampir di blog ini. Sangat setuju sekali mas dan mudah2an protesnya bisa berhasil
masyarakat dan ortu sekarang ini agaknya juga makin cerdas, pak amin. guru dituntut untuk memiliki data nilai secara lengkap, sehingga kalau terjadi komplain guru memiliki bukti nilai yang dapat dipertanggungjawabkan. jangan sampai ada cerita guru dan sekolah kembali di-PTUN-kan gara2 nilai rapor.
.-= sawali tuhusetya´s last blog ..Ujian Nasional Mengebiri Potensi Siswa Didik =-.
Yup Betul Kang Sawali, saya pernah mengalami hal serupa, pernah saya di konfirmasi orangtua , mereka ingin mengetahui tentang nilai anaknya, karena mereka tak percaya dg nilai yg saya berikan. Dan ketika mereka tahu dan data nilai lengkap ,akhirnya mereka menerima.
betul pak saya setuju, bahkan ini juga dianjurkan to sesuai tuntutan zaman. cuma masalahnya masih banyak guru yang belum siap melaksanakan hal ini
salam suskses
.-= budies´s last blog ..MENAKSIR JARAK =-.
Terima kasih Mas Budi. Memang perlu kesadaran dari kita (guru) tentang kewajiban menilai dan menginformasikan nilai tersebut.
wah.. saya sangat setuju dengan transparansi nilai. soalnya klo tidak transparansi dapat menimbulkan banyak kecurigaan, misal guru/dosen itu melakukan penilaian berdasarkan kerabat, murid kesayangan, atau hal2 lainya yg tidak objektif. hal itu sy alami sebagai mahasiswa saat ini. oleh karena itu transparansi nilai sangat penting mengingat dapat menjadi tolak ukur keberhasilan siswa itu dalam mengukur dirinnya. mis klo nilainya kurang ya perlu ditingkatkan, dan begitupun sebaliknya. dapat membantu dalam pengembangan dirinya.. ^_^
salam..
.-= muhammad zakariah´s last blog ..Hiburan TV yang makin menggila!!! =-.
Yup setuju sekali dengan pendapatnya mas, apalagi pengembangan diri sangat penting sekali untuk kelanjutan pendidikan si anak.
Mas Amin,
Saya sangat setuju jika nilai diberlakukan transparan, agar saling curiga dan tuduh yang sering terjadi selama ini bisa di minimalisir.
Yup saya juga berharap begitu Mas Aldy. Agar tak terjadi lagi ketidakpercayaan ortu terhadap kemampuan anak2 nya, terimakasih dan salam kenal
Saya mendukung yang namanya “transparan”. Termasuk memberi nilai apa adanya.
.-= tikno´s last blog ..Global warming and smoking =-.
Terimakasih mas Tikno atas kunjungannya. Mudah2an semua guru bisa transparan, termasuk kepsek
Guru jaman sekarang memang harus lengkap n transparan dalam hal penilaian dan perangkat ajar. Siswa pun semakin kritis utk melihat kemampuannya masing2.
.-= Nurita Putranti´s last blog ..Bijak terhadap Masalah =-.
Betul Bu, sudah saatnya hak anak kita berikan ke anak lagi, ya seperti nilai.
wah setuju sekali dengan mmberikan nilai yg transparan siswa menjadi bisa berintropeksi diri jika nilainya kurang bagus ….
bersemangat supaya nilai berikutnya menjadi lebih baik …..
.-= bayuputra´s last blog ..TIDUR NYENYAK SELAMA 7 HARI 7 MALAM =-.
Iya mas Bayu, betul sekali. Kita harus berusaha agar anak menjadi nyaman belajar dan dapat mawas diri tentang kemampuannya, sehingga mereka mau meningkatkan kemampuan dirinya.
Salam hormat tuan.
Mungkin tuan boleh jelaskan kepada saya makna transparansi nilai. Tulisan tuan banyak infomasi tetapi saya masih kurang memahami kerana masalah bahasa.
.-= Along´s last blog ..Perlukah Perceraian =-.
Transparan sangat perlu pak, jangankan di ujian nasional, pada event lomba pun sangat diperlukan. Anas jadi teringat pada peristiwa yang terjadi pada olimpiade matematika tahun lalu banyak peserta yang protes gara-gara nilainya belum keluar. padahal tidak ada maksud dari panitia untuk curang atau main nilai.. Saya harap ujian nasional kali ini lebih transparan lagi..
Terima kasih Mas Anas Slamat berlibur. Semoga UN ini transparan, tidak merugikan anak didik juga.
Sudah semestinya siswa mengetahui sejelas-jelasnya tentang hasil dan juga proses belajar yang dilaluinya.
Dengan kejelasan inilah anak dan guru yang bersangkutan akan memahami apa yang telah “lurus” maupun yang masih “bengkok” dari proses belajar dan mengajarnya.
Seringkali kita terjebak untuk meluruskan anak yang memang sudah lurus, yang akibatnya malah menjadi patah atau bengkok, sementara yang bengkok-bengkoknya tak pernah diluruskan.
Mungkin itulah filsofinya. Nuhun
Betul sekalai Kang, kadang guru suka terjebak dengangan hal persiapan, tapi pada saat proses hasil suka tidak di indahkan. Padahal sangat penting buat kemajuan anak.
Saya setuju sekali dengan transparasi nilai ini meski tetap harus dikemas dengan cara yang bijak, misalnya dalam membagikan hasil ulangan2 biasanya saya bacakan keras2 untuk yang nilainya sangat bagus disertai pemberian hadih (misalnya coklat) tapi bagi nilainya yang sangat kecil (atau dibawah kkm) tidak saya baca dan kertasnya saya lipat agar tidak terlihat siswa lain.Setelah di tangan dia biarlah dia yang memutuskan apakah temannya boleh tau atau tidak nilainya itu, tapi yang jelas secara umum siswa saya sudah tau apabila ada hasil ulangan yang tidak dibacakan berarti dibawah kkm.Semoga dengan ini siswa bisa termotivasi untuk dapat meraih hasil lebih baik lagi pada ulangan berikutnya.Begitupun nilai-nilai lain seperti tugas individu, tugas kelompok, quiz dll.Mudah2an kita sebagai guru selalu dapat petunjk tuk dapat melakukan yang terbaik bagi para peserta didik kita. Amiin.Makasih mas….
Saya Setuju dgn pendapat anda, kalau tidak ada nilai transparasi…murid akan menjadi males belajar..mau jadi apa anak bangsa kita.
amtransmitter.net recently posted..What Is An AM Transmitter and What Does It Do