catatan penikmat matematika Friday, 10 September 2010 - 10:20
Publications
Comments

Mengenal sistem pendididkan di Thailand

Dalam rapat kemarin dengan Atase Pendidikan (atdik) yaitu  untuk pemantapan program kerja dan pembinaan Sekolah Indonesia Luar Negeri di Bangkok (SILN), telah di paparkan tentang sistem pendidikan di Thailand. Dalam paparan tentang sistem pendidkan di Thailand  ternyata ada kesamaan dengan sitem pendidikan di Indonesia dan ada juga perbedaanya. Berikut ini penjelasannya.

Sistem pendidikan di Thailand terbagi menjadi 3, yaitu : pendidikan formal, pendidikan non-formal dan pendidikan informal.Untuk sistem pendidikan formal terdiri dari pendidikan dasar dan pendidikan tinggi. sedangkan sistem pendidikan non-formal terdiri dari : program sertifikat kejuruan, program short course sekolah kejuruan dan interest group program.

Wajib belajar di Thailand adalah wajib belajar 9 tahun, dengan rincian grade sebagai berikut :

  • Pendidikan play group dan TK usia 3-6 tahun
  • Pendidikan Sekolah dasar (selama 6 tahun), grade 1-6
  • Pendidikan Sekolah Menengah (selama 3 tahun), grade 7-9
  • Pendidikan Sekolah Menengah atas (selama 3 tahun), grade 10-12

Untuk grade 7-12 dalam satu kompon sekolahan, mereka tak harus mendaftar lagi , sudah otomatis melanjutkan di sekolah itu.

Ujian Nasional (UN) di Thailand dikoordinasikan oleh Bureu of Education Testing Office dari Komisi Pendidikan Dasar yang memakai Sistem Ordinary National Education Test (O-net). UN di wajibkan untuk grade 3, 6, 9 dan 12. Ada 8 mata pelajaran yang di-UN kan  yaitu :

  1. Bahasa Thai
  2. Matematika
  3. Science
  4. Ilmu sosial
  5. Agama dan Kebudayaan
  6. Bahasa asing
  7. Health dan Physical Education
  8. Art, Career dan Technology

Sedangkan siswa dari grade 1,2,4,5,7,8,10 dan 11, mengikuti ujian kelas dari sekolah masing-masing yang mengacu dari Office of Academic affair , Kementrian Pendidikan Thailand, secara serentak. Mudah-mudahan dapat menambah wawasan kawan-kawan.

17 Comments to "Mengenal sistem pendididkan di Thailand"

  1. March 16, 2010 - 5:05 pm | Permalink

    Terima kasih atas infonya, yang ingin saya ketahui lebih jauh berkenaan dengan keadaan guru di Thailand:

    1. Apa persyaratan minimal kualifikasi pendidikan guru?
    2. Apakah para guru-guru di Thailand juga harus memiliki sertifikat/lisensi pendidik, yang harus diuji terlebih dahulu kompetensinya, atau cukup dengan semacam Akta IV-nya di Indonesia
    3. Bagaimana pula dengan remunerasinya? Di bawah ataukah di atas standar kehidupam di Thailand.

    Hapunten geuning rada leubeut patarosanna.

    • March 16, 2010 - 6:22 pm | Permalink

      Terima kasih sudah datang Kang ;
      * Untuk persaratan minimal seorang guru harus sarjana penuh, lisensi mengajar di berikan langsung di Universitas yang di masuki.Sejenis sertifikat mengajar.
      ** Untuk saleri di sumua departemen sama, tuk Sarjana setingkat golongan 3a sebesar 22 ribu baht disemua departemen, pada awal. Cuma kejaksaan saja yg berbeda. Artinya PNS di sini bergaji sama.

      • March 22, 2010 - 6:10 pm | Permalink

        Terima kasih atas penjelasannya.
        Dalam hal ini tampaknya guru-guru di Indonesia bisa berbangga hati, mereka mendapatkan tambahan tunjangan profesi, tidak dipukul rata-rata lagi.
        Tentunya ini sebuah apresiasi dari pemerintah terhadap rekan-rekan guru, yang harus dijawab melalui kinerjanya.
        AKHMAD SUDRAJAT´s last blog ..SlideShare.net untuk Pembelajaran My ComLuv Profile

  2. March 17, 2010 - 1:09 am | Permalink

    terima kasih share infonya yang sangat bermanfaat, pak amin. bisa jadi pemerkaya khazanah model dan sitem pendidikan di indonesia.
    sawali tuhusetya´s last blog ..Workshop Pembuatan Blog, Owabong, dan Sisi Lain Dinamika Purbalingga My ComLuv Profile

  3. March 17, 2010 - 3:09 pm | Permalink

    Tidak beda dengan sistem pendidikan di Indonesia.
    Mereka lebih unggul di nomor 7-8 untuk UN-nya :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

    • March 18, 2010 - 11:13 am | Permalink

      Terimakasih Mas Ben,sudah selesai kegiatannya? smoga sukses slalu.

  4. March 18, 2010 - 10:23 pm | Permalink

    wah terimakasih banyak atas informasi nya pak….
    baru tau saya sistem pendidikan di sana…. heemmm… jadi menambah ilmu lagi…

  5. March 19, 2010 - 8:03 am | Permalink

    Info menarik, Pak.
    Tanya ni, apa kedudukan UN di sana mirip dengan di negara kita? Maksudnya, apakah ada istilah lulus UN? Kalau ada, passing grade-nya berapa, ya?
    M Mursyid PW´s last blog ..Memanfaatkan Google Sites’ Cabinet Untuk Berbagi File My ComLuv Profile

  6. March 25, 2010 - 3:41 pm | Permalink

    kang amin.. kalo pendidikan disana relatif udah merate belum ya? kayak di indonesia, sebenernya kan masalah penolakan UN itu terutama karena belum meratanya kualitas pendidikan, terutama di daerah-daerah..
    ichanx´s last blog ..Bahagia dan Sedih – Batasnya Tipis My ComLuv Profile

  7. March 28, 2010 - 9:57 am | Permalink

    apa kabar sahabat? semoga hari libur yang indah ini dapat menghilangkan lelah setelah seminggu beraktivitas. selamat berakhir pekan

    salam
    Liza

  8. March 30, 2010 - 10:14 am | Permalink

    Sudah Pak, berkat doa kawan-kawan [dan Pak Hers juga] kegiatan saya happy ending heheehe

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

  9. May 20, 2010 - 5:44 am | Permalink

    saya pingin tahu lebih dalam tentang sistem kurikulum yang berlaku di thailand bagaimana?

Leave a Reply

*


CommentLuv Enabled
Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.