Pendidikan antikorupsi masuk kurikulum sekolah

Share on Facebook

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/9/2010). Namun, kedatangan Mendiknas tidak dalam kaitan proses penyelidikan ataupun penyidikan kasus korupsi yang ditangani oleh KPK, melainkan untuk membahas program kerjasama antara Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) dan KPK dalam pendidikan antikorupsi.

Rencananya, pendidikan anti korupsi akan dimasukan dalam kurikulum dari tingkat pra sekolah hingga perguruan tinggi. “Kami hadir di KPK untuk menyiapkan program, pendidikan anti korupsi jadi pendidikan karakter yang dimulai pada tahun ajaran 2011,” tutur Nuh kepada wartawan selepas pertemuan dengan Wakil Ketua KPK Haryono Umar.

Nuh mengungkapkan, pihak KPK telah sepakat membentuk tim kecil dengan Kemdiknas untuk membahas substansi kurikulum dan evaluasi tentang pendidikan antikorupsi tersebut. “Kata kuncinya, 15-20 tahun korupsi tidak jamannya lagi mulai pra sekolah dan perguruan tinggi, kita juga melibatkan masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan antikorupsi tidak harus menjadi mata pelajaran secara terpisah, namun bisa dimasukan ke dalam silabus-silabus mata pelajaran. Pihaknya pun menekankan, program pendidikan antikorupsi dimasukan dalam pembentukan karakter di kurikulum sekolah.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Haryono Umar, yang ditemui bersama-sama dengan Mendiknas mengungkapkan, pihaknya juga membina kerjasama dengan Kemdiknas dalam hal pelaporan gratifikasi atau laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).  Copas Kompas.com

Bagus pak, ide yang cerdas. Mungkin inilah satu-satunya harapan bagi bangsa ini untuk bebas dari korupsi. Kita nggak bisa lagi mengaharap kebijakan politik dan hukum dalam pemberantasan korupsi. Reformasi birokrasi fuih cuman ngomong doank, apalagi reformasi kepolisian, kejaksaan dan kehakiman seperti membentur tembok saja. Habis rasa sabar kita nanti.

Yakinlah pak, 10-15 tahun lagi kita akan menjumpai Indonesia yang baru. Generasi anti korupsi memimpin bangsa ini. Korupsi akan hilang dari bumi Indonesia. Itu bisa terjadi hanya lewat pendidikan. Pendidikanlah yang mengubah semua orang. Dari pintar jadi bodoh. Dari tukang korupsi menjadi antikorupsi. Cuma sekolah yang mampu melakukan tugas mulia ini.

Dan itu semua adalah berkat jasa bapak. Bapak adalah pahlawan kami, pahlawan pemberantasan korupsi. Bravo, tabik, salut untuk bapak menteri pendidikan.

Ayo semua problem bangsa ini kita selesaikan di sekolah, karena sekolah adalah tempat mengubah semua yang bobrok menjadi baik. Itulah tugas utama sekolah di negeri ini.

diambil dari sini


Related posts:

  1. Totto-Chan, Pendidikan Berbasis Kepribadian (1)
  2. Totto-Chan, Sekolah Berbasis Kepribadian (3)
  3. Totto-Chan, Sekolah Berbasis Kepribadian (2)
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.