Mengisi liburan untuk anak-anak perlu penangan yang bijak, baik masalah: biaya, waktu,lokasi,penginapan,makanan dan juga transportasi, sehingga kegiatannya tidak membuat jenuh anak-anak. Untuk itu dibutuhkan kerjasama antara pihak sekolah,orangtua dan pengelola lokasi, agar tujuan mengisi liburan anak-anak tercapai. Ada catatan yang sangat penting yaitu lokasi dan program acaranya harus vareatif jangan sampai dari tahun ke tahun sama, apalagi hanya berkesan cari untung ,upsss.
Archive for the ‘Pedidikan’ Category
Mengisi liburan dengan integrated outdoor activities
How far are you, RSBI ?
Category Pedidikan
Sebanyak 200 sekolah menengah atas (SMA) dirintis menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) ini dimaksudkan untuk mendongkrak mutu pendidikan di Indonesia agar mampu bersaing secara internasional. Ditargetkan, sebanyak lebih dari 500 sekolah bertaraf internasional akan tersebar di seluruh Indonesia. Keberadaan RSBI ini banyak dikritik oleh anggota masyarakat , baik secara langsung maupun lewat media cetak atau media televisi. Read More
Bungsu : Jujur salah,curangpun salah !
Category Pedidikan
Berikut ini adalah tulisan Bungsu yang menggelitik di Politikana tentang UN :
Meski tidak ada data apapun, namun saya berkeyakinan bahwa pengumuman kelulusan Ujian Nasional SMA kemaren tidak seluruhnya murni hasil dari kepintaran siswa. Bisa saja ada unsur kecurangan seperti yang sudah-sudah. Jadi jangan sampai ada yang mengira bahwa satuan pendidikan yang banyak meluluskan siswanya ketika UN adalah sekolah yang bermutu dan bermanajemen baik; belum tentu. Justru sebaliknya, sekolah yang banyak siswanya tidak lulus membuktikan bahwa sekolah tersebut telah melaksanakan Ujian Nasional sesuai POS UN.
Masih perlukah alat peraga…?
Category Pedidikan
Saya teringat ketika saya duduk di Sekolah Dasar tahun 70-an, saat itu kelas dua kalau tidak salah. Suatu saat Bapak guru yang budiman menyuruh setiap muridnya membawa seratus buah lidi yang panjangnya 10 cm. Kemudian kami mempersiapkannya dari rumah, tak pelak lagi Ibu di rumah ikut sibuk membantu mencarikan sapu lidi.Kenangan itu terasa indah, apalagi paginya Pak guru yang budiman memberitahukan bahwa lidi itu bisa di pakai sebagai alat bantu hitung: tambahan, pengurangan dan perkalian. Pelajaran Matematikapun di lalui dengan secara gembira dan penuh antusias oleh semua murid, sehingga waktu pun tak terasa. Itulah kenangan yang mengasyikan belajar Matematika saat itu.
Mengenal sistem pendididkan di Thailand
Category Pedidikan
Dalam rapat kemarin dengan Atase Pendidikan (atdik) yaitu untuk pemantapan program kerja dan pembinaan Sekolah Indonesia Luar Negeri di Bangkok (SILN), telah di paparkan tentang sistem pendidikan di Thailand. Dalam paparan tentang sistem pendidkan di Thailand ternyata ada kesamaan dengan sitem pendidikan di Indonesia dan ada juga perbedaanya. Berikut ini penjelasannya.
Perlukah nilai itu transparan ?
Category Pedidikan
Ketika guru membagikan atau mengumumkan hasil ulangan kepada semua siswa, maka kita bisa melihat berbagai ekspresi yang ke luar dari siswa, diantaranya : ada yang senang karena nilainya bagus, ada yang sedih karena hasilnya kurang memuaskan juga ada yang diam tanpa ada ekspresi. Semua ekspresi yang tumpah ruah dari diri masing-masing siswa, merupakan cerminan (respon) yang sepontan, karena siswa-siswa mengetahui nilai yang di dapatkannya. Nilai bagi seorang siswa merupakan buah hasil jerih payah yang mereka lakukan selama proses belajar, baik di kelas maupun di luar kelas (rumah). Sehingga transparansi nilai dari seorang guru terhadap siswa-siswanya sangat penting .

